Jerawat di wajah membandel? Mungkin Anda perlu mencoba cara yang satu ini untuk mengatasinya. Baking soda atau soda kue ternyata ampuh untuk menyembuhkan dan merawat kulit yang berjerawat, lho. Bahan ini bisa menyembuhkan jerawat, mengeringkan jerawat, menghilangkan kelebihan minyak dari kulit, sekaligus mengikis noda bekas jerawat dan pengelupasan kulit mati akibat jerawat. Berikut ini kami tampilkan cara memanfaatkan baking soda untuk atasi jerawat yang dirangkum dari Style Craze.
1. Menyembuhkan jerawat
Kombinasikan baking soda dan air untuk membuat pasta kental. Aplikasikan pada wajah. Gosokkan dengan gerakan melingkar di seluruh wajah. Biarkan selama 15 menit. Campuran ini akan membuka pori-pori, mengangkat sel kulit mati, dan menghilangkan bakteri yang menyebabkan jerawat. Lakukan perawatan ini seminggu sekali untuk hasil maksimal.
2. Mencegah noda jerawat
Baking soda juga dapat membantu untuk mencegah timbulnya bintik-bintik gelap dan bekas luka setelah jerawat sembuh. Campurkan air dan baking soda dengan perbandingan 3:1. Aplikasikan di wajah dan biarkan semalaman, lalu bilas dengan air hangat. Campuran ini juga berfungsi mengeringkan kelebihan minyak di kulit wajah.
3. Mengikis bekas jerawat
Jerawat seringkali meninggalkan bekas noda atau pengelupasan kulit. Untuk menghaluskan kembali kulit, Anda bisa mencoba membuat scrub dari baking soda. Campurkan satu sendok teh baking soda dengan pembersih wajah biasa. Kemudian dengan lembut gosok pada wajah selama sekitar 5 menit, lalu bilas dengan air hangat. Anda juga bisa menambahkan lemon untuk hasil maksimal.
4. Masker baking soda
Masker wajah dari baking soda bisa menghilangkan kelebihan minyak dari kulit. Masker wajah ini bisa membantu mengurangi jerawat juga dan cocok untuk semua jenis kulit.
Anda bisa membuatnya dengan mencampur sekitar 8 sendok teh baking soda dan 4 sendok air. Bersihkan wajah dengan air hangat dan tepuk-tepuk hingga kering. Oleskan masker pada kulit wajah dan biarkan selama 15 menit atau sampai masker mengering. Bilas masker dan keringkan wajah dengan handuk lembut. Kemudian segera oleskan pelembap ke leher dan wajah. Ini akan menjaga wajah terhidrasi. Pakai masker wajah ini setidaknya dua kali seminggu untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.
Itulah empat cara untuk memanfaatkan baking soda sebagai pengobatan jerawat. Hati-hati untuk Anda yang memiliki kulit sensitif, ya.
Tampilkan postingan dengan label Jerawat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jerawat. Tampilkan semua postingan
Rabu, 23 Desember 2015
Sering Keramas Bikin Muka Jerawatan ?
Membersihkan tubuh merupakan kewajiban dan tentu saja sebagian besar dari wanita menyukai tubuhnya yang bersih dan wangi secara keseluruhan. Salah satu bagian tubuh yang biasanya sering mendapatkan perhatian adalah rambut. Bagi wanita rambut merupakan mahkota dan mampu mengangkat penampilan wanita secara drastis. Oleh karenanya wanita rajin membersihkan rambut dengan keramas.
Namun bagaimana jadinya jika sampo yang Anda gunakan ternyata bisa bikin muka jerawatan? Seperti dilansir dari dailymail.co.uk, sebuah penelitian menemukan bahwa sampo yang biasa Anda gunakan untuk keramas ternyata bisa membuat jerawat tumbuh subur di wajah Anda.
"Jenis sampo dengan kandungan minyak yang tinggi mampu menyebabkan wajah Anda berjerawat. Sebab sampo ini akan menetes di wajah yang bercampur dengan kotoran rambut ketika Anda keramas. Selain jerawat, sampo jenis ini dapat menyebabkan munculnya bintik-bintik di punggung atas Anda. Untuk itulah ketika Anda sedang keramas, segera bilas rambut Anda yang terkena busa sabun. Hal ini menjaga agar busa berisi kotoran dan minyak ini tidak menetes di wajah," jelas Dr Rachael Eckel, ahli kecantikan asal Inggris.
Selain karena sampo, dia juga menambahkan bahwa jerawat bisa muncul karena penggunaan produk penata rambut yang juga tinggi minyak. Minyak ini akan menyumbat pori-pori sehingga mengakibatkan kotoran tidak bisa keluar dan terjadilah jerawat.
Namun bagaimana jadinya jika sampo yang Anda gunakan ternyata bisa bikin muka jerawatan? Seperti dilansir dari dailymail.co.uk, sebuah penelitian menemukan bahwa sampo yang biasa Anda gunakan untuk keramas ternyata bisa membuat jerawat tumbuh subur di wajah Anda.
"Jenis sampo dengan kandungan minyak yang tinggi mampu menyebabkan wajah Anda berjerawat. Sebab sampo ini akan menetes di wajah yang bercampur dengan kotoran rambut ketika Anda keramas. Selain jerawat, sampo jenis ini dapat menyebabkan munculnya bintik-bintik di punggung atas Anda. Untuk itulah ketika Anda sedang keramas, segera bilas rambut Anda yang terkena busa sabun. Hal ini menjaga agar busa berisi kotoran dan minyak ini tidak menetes di wajah," jelas Dr Rachael Eckel, ahli kecantikan asal Inggris.
Selain karena sampo, dia juga menambahkan bahwa jerawat bisa muncul karena penggunaan produk penata rambut yang juga tinggi minyak. Minyak ini akan menyumbat pori-pori sehingga mengakibatkan kotoran tidak bisa keluar dan terjadilah jerawat.
8 Jurus Ampuh Lawan Jerawat di Tubuh
Jerawat di tubuh bikin kesal? Jika tidak segera diobati, masalah itu bisa menurunkan tingkat kepercayaan diri di depan pasangan. Berikut adalah beberapa cara sederhana dan mudah untuk menyingkirkan jerawat di tubuh. Mari kita simak bersama!
1. Mandi secara teratur
Ini adalah cara paling sederhana untuk mencegah jerawat di tubuh. Jika Anda mandi secara teratur, maka kulit dan pori-pori Anda akan tetap bersih dan segar setiap saat. Ini bisa menghindarkan Anda dari penumpukan minyak dan kotoran di kulit. Jadikan ini kebiasaan setiap hari, terutama selepas berolahraga, atau setelah seharian bekerja di luar rumah dan berada di bawah sinar matahari di mana Anda mengeluarkan banyak keringat.
2. Mengganti merek sabun atau gel mandi
Ada kemungkinan besar bahwa jerawat di tubuh Anda merupakan efek samping dari pemakaian merek sabun atau shower gel tertentu. Anda mungkin bisa beralih ke sabun herbal yang dapat membantu dalam melawan bakteri atau penumpukan minyak di kulit. Anda juga dapat mempertimbangkan untuk mengubah merek shampo dan kondisioner rambut Anda, karena keduanya sering kontak dengan tubuh ketika Anda mandi.
3. Minum banyak air
Minum banyak air sangat penting untuk menjaga keseimbangan hormonal dalam tubuh. Air juga dapat membantu untuk mendetoksifikasi tubuh dan mengeluarkan racun dari tubuh.
4. Mengganti deterjen
Jika Anda menggunakan deterjen dengan bahan kimia yang keras, maka ada kemungkinan bahwa itu telah menyebabkan jerawat di tubuh Anda. Hal itu terjadi ketika pakaian yang Anda cuci bergesekan dengan kulit Anda. Anda bisa beralih ke yang deterjen dengan kandungan kimia lebih ringan. Selalu ingat bahwa Anda harus mengenakan pakaian bersih untuk penumpukan bakteri pada kulit.
5. Kurangi junk food
Bila Anda makan terlalu banyak gorengan atau junk food, maka Anda akan meningkatkan kadar minyak dalam tubuh Anda. Hal ini tidak hanya menyebabkan penambahan berat badan, tetapi juga membuat pori-pori kulit tersumbat oleh minyak dan debu. Kelenjar tubuh kemudian menghasilkan lebih banyak minyak dari yang dibutuhkan, dan itulah yang kemudian menyebabkan jerawat di tubuh. Perbanyak konsumsi makanan segar, seperti sayuran dan jus.
6. Gunakan tea tree oil
Tea tree oil adalah minyak yang paling aman untuk diterapkan pada setiap jenis jerawat, baik itu di wajah atau tubuh. Tea tree oil memiliki sifat anti-bakteri dan anti-jamur yang dapat menghindarkan Anda dari jerawat, dan juga sangat efektif dalam mengobati jerawat. Tea tree oil dapat menenangkan kulit dan menghilangkan noda bekas jerawat.
7. Menerapkan gel lidah buaya
Gel lidah buaya dapat menenangkan iritasi yang disebabkan oleh jerawat, dan juga mengurangi peradangan yang disebabkan oleh jerawat. Pada dasarnya, gel ini bisa mengeringkan jerawat dan mengeluarkan minyak berlebih di pori-pori, sehingga sel-sel kulit bisa bernapas dengan nyaman. Anda dapat mengoleskan gel lidah buaya sekali sehari untuk mendapatkan hasil terbaik.
8. Pakai pakaian yang longgar
Sangat penting bagi Anda untuk memakai pakaian yang longgar untuk membuat kulit bisa bernapas. Pastikan bahwa Anda telah memilih bahan pakaian yang lembut dan ringan seperti katun dan linen dll. Jika Anda memilih kain seperti nilon, maka bahan itu akan mengunci keringat pada kulit Anda, sehingga akhirnya bisa memicu jerawat di tubuh.
Inilah delapan cara sederhana dan mudah untuk menyingkirkan jerawat di tubuh. Selamat mencoba di rumah!
1. Mandi secara teratur
Ini adalah cara paling sederhana untuk mencegah jerawat di tubuh. Jika Anda mandi secara teratur, maka kulit dan pori-pori Anda akan tetap bersih dan segar setiap saat. Ini bisa menghindarkan Anda dari penumpukan minyak dan kotoran di kulit. Jadikan ini kebiasaan setiap hari, terutama selepas berolahraga, atau setelah seharian bekerja di luar rumah dan berada di bawah sinar matahari di mana Anda mengeluarkan banyak keringat.
2. Mengganti merek sabun atau gel mandi
Ada kemungkinan besar bahwa jerawat di tubuh Anda merupakan efek samping dari pemakaian merek sabun atau shower gel tertentu. Anda mungkin bisa beralih ke sabun herbal yang dapat membantu dalam melawan bakteri atau penumpukan minyak di kulit. Anda juga dapat mempertimbangkan untuk mengubah merek shampo dan kondisioner rambut Anda, karena keduanya sering kontak dengan tubuh ketika Anda mandi.
3. Minum banyak air
Minum banyak air sangat penting untuk menjaga keseimbangan hormonal dalam tubuh. Air juga dapat membantu untuk mendetoksifikasi tubuh dan mengeluarkan racun dari tubuh.
4. Mengganti deterjen
Jika Anda menggunakan deterjen dengan bahan kimia yang keras, maka ada kemungkinan bahwa itu telah menyebabkan jerawat di tubuh Anda. Hal itu terjadi ketika pakaian yang Anda cuci bergesekan dengan kulit Anda. Anda bisa beralih ke yang deterjen dengan kandungan kimia lebih ringan. Selalu ingat bahwa Anda harus mengenakan pakaian bersih untuk penumpukan bakteri pada kulit.
5. Kurangi junk food
Bila Anda makan terlalu banyak gorengan atau junk food, maka Anda akan meningkatkan kadar minyak dalam tubuh Anda. Hal ini tidak hanya menyebabkan penambahan berat badan, tetapi juga membuat pori-pori kulit tersumbat oleh minyak dan debu. Kelenjar tubuh kemudian menghasilkan lebih banyak minyak dari yang dibutuhkan, dan itulah yang kemudian menyebabkan jerawat di tubuh. Perbanyak konsumsi makanan segar, seperti sayuran dan jus.
6. Gunakan tea tree oil
Tea tree oil adalah minyak yang paling aman untuk diterapkan pada setiap jenis jerawat, baik itu di wajah atau tubuh. Tea tree oil memiliki sifat anti-bakteri dan anti-jamur yang dapat menghindarkan Anda dari jerawat, dan juga sangat efektif dalam mengobati jerawat. Tea tree oil dapat menenangkan kulit dan menghilangkan noda bekas jerawat.
7. Menerapkan gel lidah buaya
Gel lidah buaya dapat menenangkan iritasi yang disebabkan oleh jerawat, dan juga mengurangi peradangan yang disebabkan oleh jerawat. Pada dasarnya, gel ini bisa mengeringkan jerawat dan mengeluarkan minyak berlebih di pori-pori, sehingga sel-sel kulit bisa bernapas dengan nyaman. Anda dapat mengoleskan gel lidah buaya sekali sehari untuk mendapatkan hasil terbaik.
8. Pakai pakaian yang longgar
Sangat penting bagi Anda untuk memakai pakaian yang longgar untuk membuat kulit bisa bernapas. Pastikan bahwa Anda telah memilih bahan pakaian yang lembut dan ringan seperti katun dan linen dll. Jika Anda memilih kain seperti nilon, maka bahan itu akan mengunci keringat pada kulit Anda, sehingga akhirnya bisa memicu jerawat di tubuh.
Inilah delapan cara sederhana dan mudah untuk menyingkirkan jerawat di tubuh. Selamat mencoba di rumah!
3 Kebiasaan Baik yang Justru Bikin Jerawatan
Biasanya, munculnya jerawat disebabkan oleh fluktuasi hormon yang tak stabil. Namun selain hormon, jerawat juga bisa disebabkan oleh banyak hal, seperti kebiasaan sehari-hari. Anda tentu sudah tahu kebiasaan buruk yang bisa memicu jerawat, seperti malas membersihkan wajah, memakai make up saat tidur, dan lainnya.
Tapi jangan salah, tak hanya kebiasaan buruk yang bisa menyebabkan jerawat. Kebiasaan baik pun bisa memicu jerawat lho! Berikut adalah beberapa kebiasaan baik yang ternyata justru bikin jerawatan, seperti dilansir oleh Women's Health Mag.
1. Terlalu sering menggunakan produk pengelupas kulit
Sesekali melakukan pengelupasan kulit dengan produk-produk khusus memang baik untuk mengangkat sel kulit mati dan mempercepat regenerasi kulit. Namun terlalu sering menggunakannya bisa menyebabkan iritasi dan peradangan pada kulit. Sering menggunakan produk pengelupasan kulit awalnya akan membuat kulit kering, kemudian berjerawat. Jika ingin menggunakan produk pengelupas kulit, sebaiknya lakukan konsultasi dulu dengan ahlinya.
2. Yoga
Melakukan yoga tentu membuat tubuh sehat, dan menyenangkan jika dilakukan bersama teman. Tetapi perhatikan alas yoga yang Anda gunakan. Alas yoga yang sering digunakan menyimpan keringat, debu, dan kotoran lain. Jika Anda menempelkan wajah atau bagian tubuh lain ke alas yoga, waspadalah. Ini bisa menyebabkan jerawat pada wajah atau bagian tubuh lainnya. Untuk mencegahnya, bawa alas yoga Anda sendiri, bersihkan sebelum dan sesudah menggunakannya, kemudian bersihkan wajah Anda setiap selesai yoga.
3. Merawat rambut dan poni
Kebiasaan merawat rambut dan poni juga bisa menyebabkan jerawat di dahi. Ini terjadi ketika folikel rambut di kepala tersumbat, mengalami peradangan, dan menimbulkan jerawat. Ini bisa disebabkan oleh produk perawatan rambut yang tak cocok untuk Anda. Bahan-bahan yang bisa memicu jerawat antara lain silicon, sulfat, petroleum, jojoba oil, shea butter, dan lainnya. Bahan-bahan ini menyebabkan bakteri terperangkap pada pori-pori dan memicu jerawat. Sebaiknya perhatikan komposisi perawatan rambut Anda.
Itulah beberapa kebiasaan yang sebenarnya baik tetapi bisa memicu munculnya jerawat. Jangan berhenti melakukan kebiasaan di atas, namun sebaiknya hati-hati ketika melakukannya. Tetap jaga kebersihan dan minta pendapat ahli jika perlu agar kebiasaan tersebut tak menyebabkan jerawat.
Tapi jangan salah, tak hanya kebiasaan buruk yang bisa menyebabkan jerawat. Kebiasaan baik pun bisa memicu jerawat lho! Berikut adalah beberapa kebiasaan baik yang ternyata justru bikin jerawatan, seperti dilansir oleh Women's Health Mag.
1. Terlalu sering menggunakan produk pengelupas kulit
Sesekali melakukan pengelupasan kulit dengan produk-produk khusus memang baik untuk mengangkat sel kulit mati dan mempercepat regenerasi kulit. Namun terlalu sering menggunakannya bisa menyebabkan iritasi dan peradangan pada kulit. Sering menggunakan produk pengelupasan kulit awalnya akan membuat kulit kering, kemudian berjerawat. Jika ingin menggunakan produk pengelupas kulit, sebaiknya lakukan konsultasi dulu dengan ahlinya.
2. Yoga
Melakukan yoga tentu membuat tubuh sehat, dan menyenangkan jika dilakukan bersama teman. Tetapi perhatikan alas yoga yang Anda gunakan. Alas yoga yang sering digunakan menyimpan keringat, debu, dan kotoran lain. Jika Anda menempelkan wajah atau bagian tubuh lain ke alas yoga, waspadalah. Ini bisa menyebabkan jerawat pada wajah atau bagian tubuh lainnya. Untuk mencegahnya, bawa alas yoga Anda sendiri, bersihkan sebelum dan sesudah menggunakannya, kemudian bersihkan wajah Anda setiap selesai yoga.
3. Merawat rambut dan poni
Kebiasaan merawat rambut dan poni juga bisa menyebabkan jerawat di dahi. Ini terjadi ketika folikel rambut di kepala tersumbat, mengalami peradangan, dan menimbulkan jerawat. Ini bisa disebabkan oleh produk perawatan rambut yang tak cocok untuk Anda. Bahan-bahan yang bisa memicu jerawat antara lain silicon, sulfat, petroleum, jojoba oil, shea butter, dan lainnya. Bahan-bahan ini menyebabkan bakteri terperangkap pada pori-pori dan memicu jerawat. Sebaiknya perhatikan komposisi perawatan rambut Anda.
Itulah beberapa kebiasaan yang sebenarnya baik tetapi bisa memicu munculnya jerawat. Jangan berhenti melakukan kebiasaan di atas, namun sebaiknya hati-hati ketika melakukannya. Tetap jaga kebersihan dan minta pendapat ahli jika perlu agar kebiasaan tersebut tak menyebabkan jerawat.
Gawat, Merokok Mampu Memperparah Jerawat !
Sudah bukan rahasia lagi jika rokok mampu merusak kesehatan tubuh Anda secara perlahan. Jika selama ini yang Anda ketahui bahwa rokok mampu merusak kesehatan jantung, paru-paru, menyebabkan stroke, memicu kanker, hingga kematian dini, maka sebuah penelitian yang dilansir dari dailymail.co.uk menemukan dampak buruk rokok bagi kesehatan kulit.
Sebuah penelitian yang dipresentasikan di British Association of Dermatologists' Annual Conference di Manchester ini memaparkan bahwa merokok mampu memperparah jerawat Anda atau bahkan menyebabkan jerawat.
"Merokok tidak hanya menyebabkan keriput di wajah Anda namun mampu memperburuk jerawat yang sudah Anda. Hasil ini berdasarkan dari kondisi kulit beberapa remaja yang berjerawat namun juga merokok. Kami menemukan banyak munculnya jaringan parut di wajah mereka yang berjerawat yang disebabkan karena kandungan bahan kimia dari rokok. Pori-pori yang terbuka akan menjadi tempat favorit bagi bahan kimia tersebut yang kemudian menghasilkan jaringan parut. Selain parut, pori-pori juga akan semakin membesar dan permukaan kulit yang tidak rata," terang Dr Raman Bhutani, anggota penelitian ini.
"Remaja merupakan kelompok usia yang paling banyak menderita jerawat. Remaja juga menjadi fase bagi seseorang untuk mencoba hal yang baru seperti merokok. Kami berharap dengan temuan ini, maka akan semakin banyak remaja yang mengurungkan niat mereka untuk merokok," ujar Nina Goad dari British Association of Dermatologists menanggapi hasil penelitian ini.
Jerawat sendiri terjadi saat kelenjar penghasil minyak di kulit berproduksi secara berlebih. Kemudian minyak yang bercampur dengan bakteri, kotoran, dan bahan kimia lainnya akan menjadi jerawat.
Sebuah penelitian yang dipresentasikan di British Association of Dermatologists' Annual Conference di Manchester ini memaparkan bahwa merokok mampu memperparah jerawat Anda atau bahkan menyebabkan jerawat.
"Merokok tidak hanya menyebabkan keriput di wajah Anda namun mampu memperburuk jerawat yang sudah Anda. Hasil ini berdasarkan dari kondisi kulit beberapa remaja yang berjerawat namun juga merokok. Kami menemukan banyak munculnya jaringan parut di wajah mereka yang berjerawat yang disebabkan karena kandungan bahan kimia dari rokok. Pori-pori yang terbuka akan menjadi tempat favorit bagi bahan kimia tersebut yang kemudian menghasilkan jaringan parut. Selain parut, pori-pori juga akan semakin membesar dan permukaan kulit yang tidak rata," terang Dr Raman Bhutani, anggota penelitian ini.
"Remaja merupakan kelompok usia yang paling banyak menderita jerawat. Remaja juga menjadi fase bagi seseorang untuk mencoba hal yang baru seperti merokok. Kami berharap dengan temuan ini, maka akan semakin banyak remaja yang mengurungkan niat mereka untuk merokok," ujar Nina Goad dari British Association of Dermatologists menanggapi hasil penelitian ini.
Jerawat sendiri terjadi saat kelenjar penghasil minyak di kulit berproduksi secara berlebih. Kemudian minyak yang bercampur dengan bakteri, kotoran, dan bahan kimia lainnya akan menjadi jerawat.
Benarkah Keseringan Minum Susu Bikin Jerawatan ?
Susu merupakan minuman yang memiliki kandungan nutrisi, vitamin, dan mineral yang paling lengkap. Itulah sebabnya anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan disarankan untuk meminum susu demi kesehatan dan perkembangan mereka. Namun di balik manfaat tersebut, muncul kabar yang menyebutkan bahwa minum susu mampu membuat seseorang jadi jerawatan. Benarkah hal tersebut?
Dilansir dari jurnal kesehatan Nutrifood Research Center, minum susu memang bisa memancing jerawat terutama bagi mereka yang kulitnya berpotensi untuk jerawatan. Hal ini disebabkan karena susu mengandung hormon pertumbuhan atau growth hormones yang memicu aktifnya hormon androgen. Hormon androgen inilah yang kemudian berperan dalam tumbuhnya jerawat terutama di muka. Dan reaksi ini juga akan berjalan lebih cepat pada mereka yang memiliki potensi tinggi untuk jerawatan.
Lalu, langkah apa yang harus dilakukan agar kebiasaan minum susu tidak sampai mengundang tumbuhnya jerawat? Menurut penelitian ini, meminum susu segelas sehari masih tergolong aman untuk kondisi kulit Anda. Mengganti susu sapi dengan susu skim pun sebenarnya tidak memberikan pengaruh yang besar demi mencegah tumbuhnya jerawat. Sebab jerawat pun akan muncul jika Anda keseringan minum susu skim.
Dilansir dari jurnal kesehatan Nutrifood Research Center, minum susu memang bisa memancing jerawat terutama bagi mereka yang kulitnya berpotensi untuk jerawatan. Hal ini disebabkan karena susu mengandung hormon pertumbuhan atau growth hormones yang memicu aktifnya hormon androgen. Hormon androgen inilah yang kemudian berperan dalam tumbuhnya jerawat terutama di muka. Dan reaksi ini juga akan berjalan lebih cepat pada mereka yang memiliki potensi tinggi untuk jerawatan.
Lalu, langkah apa yang harus dilakukan agar kebiasaan minum susu tidak sampai mengundang tumbuhnya jerawat? Menurut penelitian ini, meminum susu segelas sehari masih tergolong aman untuk kondisi kulit Anda. Mengganti susu sapi dengan susu skim pun sebenarnya tidak memberikan pengaruh yang besar demi mencegah tumbuhnya jerawat. Sebab jerawat pun akan muncul jika Anda keseringan minum susu skim.
Langganan:
Postingan (Atom)





